Kamis, 21 Maret 2013

Menyedihkan, di Wonogiri Buku Pelajaran Dibakar Nenek untuk Masak

Ilustrasi
Wartadakwah.com - WONOGIRI, Kisah pilu dialami seorang bocah tingkat Sekolah Dasar di Wonogiri. Seorang siswa berangkat ke sekolah tanpa membawa buku pelajaran atau buku tulis. Menurut siswa itu, buku-bukunya dibakar nenek sebagai bahan menyalakan api di tungku untuk memasak.

Kejadian ini berlangsung di SDN 3 Keloran, Selogiri. Beberapa waktu lalu, ada siswa kelas 1, terlihat bersembunyi di bawah meja. Sementara teman lainnya tengah membaca di dalam kelas.

“Kemudian saya tanya, si anak malah gemetaran dan semakin meringkuk di bawah meja. Terus saya lihat di dalam tasnya, ternyata isinya kosong. Tidak ada buku di dalamnya,” ujar Wali Kelas 1, Dewi, saat ditemui di SDN 3 Keloran, Kamis (21/3).

Betapa kaget Bu Dewi, ketika si anak yang bersangkutan menjelaskan, buku pelajarannya dibakar oleh sang nenek. Alasan sang nenek, menurut pengakuan siswa, dipakai untuk cethik geni dalam tungku dapur, supaya api mudah membakar kayu.

“Menurut saya, mungkin saja sang nenek mengira, bukunya sudah tidak terpakai. Penyebabnya, kebiasaan siswa yang tidak rapi dalam menata buku,” jelas Dewi.

Tapi, terlepas dari kebiasaan itu, dirinya mengatakan, kejadian itu cukup mengejutkan. Bisa disebut sebagai bukti kurangnya perhatian atas pendidikan oleh orang tua murid.

Kepala SDN 3 Keloran, Any Dwi Budianti dan Camat Selogiri, Bambang Haryanto mengakui memang sebagian besar orang tua merantau sehingga perhatian ke anak menjadi minim.

“Anak ditinggal hanya dengan neneknya. Terkadang sang nenek tidak terlalu memperhatikan pendidikan cucunya. Ya, ini sebuah kondisi yang cukup menyesakkan juga,” ujar Bu Kepsek.

Sumber: Timlo.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar