Minggu, 21 Juli 2013

Klarifikasi Ustadz @Yusuf_Mansur Tentang Patungan Usaha

Wartadakwah.com - Niat dan usaha yang baik memang harus selalu bertemu dengan ujian. Namun dengan ujian yang dikirim oleh Allah itu akan terlihat kemurnian amal seseorang. Begitu pula yang dialami oleh Yusuf Mansur, cita-citanya agar umat Islam berdaya dalam ekonomi, terhadang oleh fitnah hingga peraturan legal formal di Indonesia.

"Saya cuma ngerti dikit: Kalo ummat bersatu, ga akan tergadai negeri ini." Begitu kata-katanya. Sebuah impian yang perlu didukung oleh semua komponen umat Islam.

Menyikapi ujian yang menjegal niatnya itu, berikut ini adalah klarifikasi beliau yang diambil dari akun twitter pribadi Ustadz Yusuf Mansur, @Yusuf_Mansur.

*****

Melakukan sesuatu, dan salah. Itu lebih baik daripada tidak melakukan sesuatu. Jangan takut salah. Asal terus belajar&mau mendengar.

#ekonomiberjamaah 1. 10jt orang, nabung. Membuat banyak pengusaha menjadi muncul, berdiri, dan besar. Sbb bank memberi kredit kpd mereka.

#ekonomiberjamaah 2. Alangkah besarnya jasa para penabung. Utamanya jika mereka menabung dg niatan membantu menggerakkan ekonomi.

#ekonomiberjamaah 3. Tinggal pengusaha2nya kudu mikirin tuh nasib duit para penabung. Jaga kondite. Jgn ampe bikin banknya ambruk.

#ekonomiberjamaah 4. Bank juga begitu. Walo dijamin pemerintah, ttp kudu kerja yg bnr. Sbb itu semua amanah orang.

#ekonomiberjamaah 5. Tp pernahkah berpikir, 10jt orang berkumpul? Bersama? Bukan atas nama pengusaha, &siapa2?

#ekonomiberjamaah 6. Apa jadinya bila 10jt orang itu bersedekah 20rb saja? Rutin? Per bulan? Selama 1th? Itu artinya 2,4 triliun.

#ekonomiberjamaah 7. Sampe sini, coba terusin tweetnya. Saya mau mandi. Untung wangi sorga, he he, kata istri saya, ha ha ha).

Jangan pernah berhenti berbuat, sampe Allah menghentikan langkahmu. Dan jangan sampe berhenti belajar, Allah akan menyempurnakan langkahmu.

Mksh buat yg dah ikutan sedekah produktif. Saya sih semangat bener u/ beli ulang Indonesia. Kudu hasil. Doain ya. Sambil nyempurnain sistem.

19 juli, saya ada di halaman polres garut. Isya+tarawih+tausiyah. Sampe ketemu di sana ya.

Negeri sejuta komen. Pandainya komen. Sy mah g bkln lari, tar cape, he he. Visi misi jls. Htl mlh dah brdiri. Emang g pd demen bsatu.

Saya sama sekali ga percaya anggota DPR komen negatif ttg saya. Sama sekali. Saya percaya sama beliau2. Juga OJK. Saya naro hormat.

Sebab rasa hormat saya sama OJK, saya yg baru belajar nyatuin ummat ini, "tiarap" dulu. Stop sementara dulu itu PU. Sampe bener&legal.

Saya yakin seyakin2nya, ini kerjaan 1-2 jurnalis/1-2 media yg pengen nyari sensasi. Nyari berita. Alhamd, saya berkwn baik dg smua media.

PU atau PatunganUsaha, adalah gerakan twitter. Saya ngetwit ttg ekonomi berjamaah. Lahirlah kemudian PU, atau PatunganUsaha.

Dari awal, PU ini gerakan. Bukan perusahaan saya. Bukan usahanya Yusuf Mansur. Karena gerakan, saya cenderung tdk melembagakan.

I'm your friend. I'm your brother. I will not eat you. *kalem. Kan saya udah blg, scr bisnis, lbh untung pake perbankan. Jd punya sendiri.

Beda dg PatunganUsaha. Jadi punya rame2. Dan saya kawal lsg PU ini. Saya pasang badan. Kudu jadi ini hotel. Biar nyata kalo bersatu, jadi.

Tp seribu kali mau pasang badan, saya kudu taat hukum. Atas nasihat kwn2, ya saya yg belajar ini, milih dengar nasihat yg pinter.

Saya tutuplah sementara. Hanya sementara. Tar kalo udah ketemu konsepnya, ketemu jalan legalnya, kita buka lagi gede2an.

Sekalian aja kita beliin lagi perusahaan2 kita yg dah dimiliki oleh orang2 asing. Masa sampe air aja dimilikin perusahaan asing. Rela?

Kalo mau nyamain saya sama penipu, kenapa saya muncul di tv? Apa ustadz cuma kedok? Wuah, buruk sangka yg sangat besar sekali.

Saya mau belajar banyak. Belajar hukum, ekonomi, dll. Makanya yuk, jadi orang pinter. Ga enak jadi orang bodoh.

Saya ga ngerti soal peraturan keuangan. Karenanya saya ngundang semua yg ngerti. Itu udah jelas di tweet saya dulu.

Saya juga ga paham hotel. Karena itu saya undang Horison buat ngurus hotel kita.

Saya ga bakal mau jadi orang yang sok jago. Ngerti semua hal. Saya cuma ngerti dikit: Kalo ummat bersatu, ga akan tergadai negeri ini.

Saya cuma ngerti dikit, kalo recehan dikumpulin, se-Indonesia, maka akan mampu menerbangkan Merpati & menyehatkan Bank Mutiara.

Allahu akbar, malah kalau ummat bnr2 bersatu, kita beli2in tuh Google, facebook, twitter, RIM. Biar sahamnya punya wong cilik. Punya ummat.

Dan saya bergerak bukan atas nama Islam saja. Tapi atas nama Indonesia. Negeri yg saya cintai.

Bisa koq kita ngebeli perusahaan2 asing. Asli bisa. Kita ini banyak. Itu yg negara lain ga punya. Mendekati 300jt! MaasyaaAllah.

Indonesia butuh pemersatu. Yg ga berpikir&bertindak atas nama dirinya, kepentingannya, partainya, golongannya.

Indonesia perlu pemersatu, setelah negeri ini tercabik2 demokrasi, ribut satu dengan yg lain. Demokrasi itu baik sekali, kalo ada agama.

Yusuf Mansur, adalah seorang pemula. Masih sangat junior, saat ia bicara tentang negerinya. Tapi kenapa hrs nunggu? Untuk berbuat?

Desember, mudah2an selesai ini hotel yg sdh dibiayai take-over dan finishingnya awalnya oleh masyarakat. Januari mdh2an beroperasi.

Komentator hanya perlu dibungkam dengan prestasi. Saya berharap, ini curahan terakhir saya ttg patunganusaha. Selebihnya, kerja, kerja.

Yg mau gangguin, minggir. Yang mau ngajak ribut, saya ga bakal tinggal diem. Saya bakal tinggal lari, he he he. Tetep kalem ah... Peace.

Jgn adu sy sm OJK&DPR. &sy sm sekali g kberatan diundang OJK&DPR. Skalian tausiyah, he he he. Mayan, bs bk puasa grts. Halaaah.

Buat kwn2 yg mau ikutan PU, alihin aja ke sedekah produktif. Spiritnya ttp sama. Beli ulang Indonesia. Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Skrng mah dunia perbankan jg trbuka. Ga usah diminta2 jg mereka bs buka rekening PU. Mhn doa aja dah, dari kwn2 smua.

Patungannya cuma buat hotel. Tp dapetnya banyak. Ada tanah, properti, dll. Tenang. Saya lg bljr bnyk. Mdh2an bs bagus dah jlnnya.

Mikir, bergerak, beribadah, berdoa. Selebihnya, pasrah. Tawakkal. Do our best.

Met shalat berjamaah ya. Kita awali ekonomi berjamaah, dg shalat berjamaah. Jgn lupa, doain saya, &yg lain2. Mksh ya. Salam.

Kalo bodoh, belajar. InsyaaAllah saya pun belajar. Biar tambah paham, tau, lalu selamet. Spy jd lbh baik juga.

Kamis, 11 Juli 2013

DR. Muhammad Badi’: Ramadhan Bulan Perubahan

Wartadakwah.com - Perubahan setiap individu, umat dan bangsa merupkan salah satu tren yang berlaku pada saat itu, ia merupakan sunnatullah di dalam kehidupan ini, sebagaimana Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum hingga mereka mau merubah diri mereka sendiri”. (Ar-Ra’d:11)

Karena itu perubahan perilaku bukan sekedar angan-angan dan cita-cita belaka, namun merupakan kerja keras dan niat yang bersih serta perilaku yang lurus. Dan bulan Ramadhan yang mulia merupakan kesempatan yang sejati untuk melakukan perubahan, ia merupakan program nyata untuk melakukan perbaikan jiwa dan hati, dan titik awal untuk melakukan permbinaan umat:

Jangan katakan: dari mana saya memulai untuk mengawali taat kepada Allah
Jangan katakan: besok sajalah saya memulainya, karena boleh jadi ajal datang menjelang

Karena itu, Ramadhan merupakan bulan perubahan, untuk memperbaharui perpindahan ruh dan jasad sehingga mampu memperbaik kondisi dan merubahan internal kita. Dan perubahan yang positif tentang membutuhkan kita semua menuju kehendak yang matang, azimah yang kuat, dan usaha untuk melakukan perubahan. Allah SWT berfirman: “
 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (Al-Baqarah:183)

Jika kita tidak merebut peluang di bulan perubahan ini, maka hilanglah dari kita kesempatan seumur hidup, kerana perubahan berarti senantiasa berada pada kebenaran, suatu revolusi (perubahan) atas kepalsuan, penipuan, ucapan sia-sia dan kedustaan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: 
من لم يدَعْ قولَ الزور والعملَ به، فليس لله حاجةٌ في أن يدع طعامه وشرابه
Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta dan perbuatannyamaka Allah tidak butuh padanya dalam meninggalkan makan minumnya. ” (Bukhari),
 dan Nabi saw juga bersabda: 
 
ليس الصيامُ من الأكل والشراب، إنما الصيامُ من اللغو والرفث، فإن سابك أحد أو جهل عليك فقُل: إني صائم إني صائم
“Tidaklah puasa itu hanya menahan dari makan dan minum, tetapi puasa (menahan diri) dari ucapan sia-sia dan kotor. Jika ada seseorang yang menghardik kamu atau orang jahil menguji kamu katakanlah: “Saya sedang puasa, saya sedang puasa” (Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan disahihkan oleh Albani),

Namun semua ini bersumber hanya dari orang yang jujur ​​dengan Khaliqnya. Sehingga Allah akan membenarkan apa yang dilakukan hamba-Nya.

Di antara hasil perubahan terbesar pada bulan Ramadan: Penyerahan penuh kepada hukum (undang-undang) Allah, pelaksanaan perintah dan syariat-Nya sehingga menghasilkan sosok individu yang bertakwa kepada Allah dalam semua keadaan, karena itu bulan Ramadan yang merubah tabiat kehidupan secara keseluruhan sebagai penjamin untuk melakukan perubahan dalam kehidupan individu dan keluarga melalui program-programnya yang Rabbani dan Istimewa.

Dan diantara  perubahan pada bulan Ramadan: ketelitian, komitmen dan disiplin terhadap waktu, Anda dapat melihat seluruh umat duduk di hadapan hidangan berbuka saat menunggu waktu berbuka, dan umat seluruhnya mennahan dirinya dari makan, minum dan hubungan seks mulai waktu Imsak, sebagaimana Anda juga melihat seluruh umat berada dalam satu shaff saat menunaikan shalat, qiyam dan tarawih; ini tampak jelas jika dilihat dari atas atau jauh tentang pemandangan umat yang berada dalam suatu sistem, ketelitian dan susunan yang rapi.

Salah satu perubahan yang paling menakjubkan dalam bulan Ramadhan: waktu berbuka yang tidak boleh dilengahkan dan tidak ditangguhkan walaupun hanya satu menit. Rasulullah saw telah menjelaskan dalam sabdanya:
 
لا تزال أمتي بخير ما عجلوا الفطور وأخروا السحور
“Umatku akan terus dalam kebaikan selagi menyegerakan berbuka dan melambatkan makan sahur.”
Hal ini menegaskan akan hubungan yang erat antara Ramadan dan umat secara keseluruhannya.

Dan diantara perubahan yang paling lengkap pada bulan Ramadan: kita memelihara nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kita dengan melakukan revolusi rakyat dan meraih hasilnya, bahwa cepatnya perubahan yang telah terjadi dan sedang berlaku merupakan tanda kekuasaan Allah bahwa pelaksanaan hukum-hukum alam pada sesuai dengan kadar kemampuan manusia. Inilah peluang yang telah tiba pada bulan Ramadan; untuk melaksanakan  revolusi bangsa Arab dan memperolehi kemerdekaan mereka. Perubahan secara aman  yang diinginkan oleh rakyat dan kesadarannya yang berkesinambungan terhadap revolusi dan terus memeliharanya walaupun harus masih menghadapi berbagai cobaan dan rintangan, Ini semua adalah hasil rancangan dan rekayasa Allah semata, yang telah mengejutkan Barat dan Timur, sepertimana telah mengejutkan para ahli politik dan ahli-ahli fikir dari kaum muslimin serta lain-lainnya.

Salah satu sikap perubahan yang paling kuat dalam bulan Ramadan: Memecahkan perasaan takut dan ancaman yang menghantui jiwa, yang menegaskan bahwa kekuatan yang sebenarnya kembali untuk meminta pertolongan dan perlindungan hanya kepada Allah. Sehingga dengan demikian para diktator dan rejim zalim tidak dapat menindas rakyat nya sewenang-wenang lagi dan tidak boleh menjatuhkan kepada kita pelbagai jenis ketidak-adilan dan kezaliman, sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT: 
 
وَنُرِيدُ أَنْ نَمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمْ الْوَارِثِينَ. وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَنُرِي فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا مِنْهُمْ مَا كَانُوا يَحْذَرُونَ
Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir’aun dan Haman beserta tentaranya apa yang se- lalu mereka khawatirkan dari mereka itu”. (Al-Qashash:5-6)

Akhirnya, Ramadan adalah bulan perubahan dan perbaikan untuk umat:

Salah satu syi’ar terbesar yang menjadi kontribusi penyatuan bangsa Arab dan umat Islam dengan berbagai negara, mazhab, bahasa dan adatnya; seluruh umat Islam di seluruh dunia sepakat bahwa puasa pada bulan Ramadan adalah kewajiban yang termaktub dalam rukun Islam.

Di bulan Ramadan juga ada semangat umat Islam mengeluarkan zakat harta; dimana hal tersebut dapat menjadi kontribusi dalam mengentaskan masalah pengangguran dan tindak kriminal secara bersamaan, mengentaskan kemiskinan dunia, dimana secara statistik menunjukkan bahwa terdapat lebih dari satu milyar seratus juta (1,100,000,000) orang miskin dan sangat miskin di dunia.

Di bulan Ramadan umat Islam mengeluarkan Zakat fitrah untuk orang yang memerlukan dan tidak memerlukan, untuk mewujudkan’takaful’ (gotong royong) yang sebenarnya. Dan inilah yang ditegaskan lebih dari 130 ayat dalam al-Quran, dan beratus-ratus hadith nabi saw dalam menggalakkan untuk menderma dan mengorbankan harta kepada orang yang memerlukan dan miskin baik yang muslim atau non muslim.

Ramadan juga menegaskan akan kemerdekaan umat yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam menghadapi serangan globalisasi yang menyeru kepada pengrusakan nilai-nilai dan akhlak, karena umat Islam memiliki performa tersendiri, Allah SWT berfirman:
صِبْغَةَ اللَّهِ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ
Shibghah Allah. dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan hanya kepada-Nya-lah Kami menyembah”. (Al-Baqarah: 138). 
(Shibghah artinya celupan. Shibghah Allah: celupan Allah yang berarti iman kepada Allah yang tidak disertai dengan kemusyrikan.pent).

Bulan Ramadan mengingatkan kita beberapa kemenangan umat dalam sejarahnya. Dua kemenangan yang paling besar dan fenomenal pada zaman Nabi saw adalah Perang Badar dan penaklukan Makkah yang terjadi dalam bulan Ramadhan, penaklukan Andalusia yang dipimpin oleh Tariq ibn Ziyad adalah terjadi pada tanggal 28 Ramadan tahun 92 Hijriah, dan Pertempuran Ain  Jalut, yang berhasil mengalahkan Mongol terjadi pada tanggal 15 Ramadan tahun 658 Hijriah. Begitu juga Allah telah memberikan kemenangan pada tanggal 10 Ramadan tahun 1383 H (6 Oktober 1973) atas Zionis perampas tanah dan tempat suci kita. Ini sesuai dengan janji Allah SWT yang telah berfirman: 
وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ
(Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman”. (Ar-Ruum: 47″

Oleh karena itu semua, marilah kita jadikan Ramadan sebagai bulan perubahan supaya kita lebih dekat dengan pertolongan Allah yang senantiasa diberikan kepada orang-orang yang dekat dengan-Nya. Allah berfirman:
وَيَقُولُونَ مَتَى هُوَ قُلْ عَسَى أَنْ يَكُونَ قَرِيبا
“Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: “Kapan itu (akan terjadi)?” Katakanlah: “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”,(Al-Isra’: 51).

Selawat dan salam atas Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya.
Dan Allah adalah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.

Cairo 20 sya’ban 1432 H/21 Juli 2011 M
DR. Muhammad Badi’ 
[islamedia]

Inilah Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

Wartadakwah.com - Salah satu sunnah Ramadhan adalah mengakhirkan sahur. Dalam pelaksanannya, seperti yang dituturkan Anas radhiyallahu anhu dan diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah dan para sahabat hanya mengambil jarak sekira lima puluh ayat menjelang Subuh. Praktis, generasi istimewa itu tidak tidur setelah makan sahur.

Bertolak belakang dari tradisi Rasulullah dan sahabat itu, banyak umat Islam di zaman sekarang yang tidur setelah makan sahur. Akibatnya, terkadang ketinggalan jamaah shalat Subuh. Selain itu, ternyata tidur setelah makan sahur juga berbahaya bagi kesehatan.


Saat tidur, tubuh menghemat energi sehingga jika seseorang langsung tidur setelah makan, maka lemaknya akan mudah tertimbun di perut. Hal ini mengakibatkan perut menjadi buncit.


Selain itu, seperti dijelaskan Pramono (ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin), tidur setelah sahur juga bisa mengakibatkan terjadinya refluks. Yakni makanan berbalik dari lambung ke kerongkongan. Ini terjadi lantaran saat seseorang langsung tidur setelah sahur, makanannya belum dicerna dan terpengaruh gravitasi akibat saat tidur.


Jika seseorang tidur setelah sahur dan ketika bangun terasa kerongkongan panas dan mulut terasa pahit, itulah tanda-tanda refluks.


Bahaya lainnya adalah, terhambatnya proses pengosongan lambung. Dalam kondisi normal, isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah makan. Namun dalam kondisi tidur, pengosongan isi lambung ini menjadi terhambat dan akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang dikonsumsi.


Tidur setelah makan sahur juga bisa meningkatkan resiko terkena stroke. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah terkena stroke. [AM/Trb/bsb/Beda]

Kamis, 04 Juli 2013

Militer Mesir Kudeta Presiden Muhammad Mursi?

Wartadakwah.com - Mesir. Angkatan Bersenjata Mesir sore hari ini Rabu (3/7) melakukan kudeta militer atas pemerintahan Presiden Muhammad Mursi yang terpilih secara demokratis oleh rakyat Mesir. Dalam keterangan persnya yang dibacakan oleh Menhan Mesir Abdul Fattah Sisi membacakan road map yang mencakup penugasan Ketua Mahkamah Konstitusi untuk mengatur jalannya pemerintahan Mesir, dan menonaktifkan undang-undang serta mempercepat pemilihan parlemen dan presiden.

Road map juga mencakup pembentukan pemerintah berbasis keahlian, dan dewan untuk meninjau perubahan konstitusi dan pengembangan kode etik media, serta pembentukan Komite Tinggi untuk Rekonsiliasi.

Militer Mesir mengajak rakyat Mesir untuk komitmen melakukan demonstrasi damai dan memperingatkan akan menindak tegas siapa saja yang melanggar hukum dan keluar dari aksi damai.
Koran Al-Ahram dalam portal nya jelang konferensi pers Militer Mesir melansir bahwa militer telah memberikan informasi kepada Presiden Mursi pada pukul 5 waktu internasional bahwa Moursi tidak lagi dianggap sebagai Presiden Mesir.

Koresponden Al-Jazeera mengutip dari penasihat presiden Mesir bahwa apa yang terjadi saat ini adalah kudeta militer. (Alj/islmg/Anas/dkwt)

Selasa, 02 Juli 2013

Mengapa Warisan untuk Anak Laki-Laki Lebih Banyak?

Wartadakwah.com - Assalamualaikum wr wb.

Mohon penjelasannya, mengapa hak waris anak laki-laki sebesar dua kali hak waris anak perempuan? Apabila ibu kandung masih ada, sebaiknya harta waris dibagi ½ untuk ibu kandung atau sebaiknya 1/8 dari harta waris? Selain ibu kandung dan adanya anak kandung laki-laki dan perempuan, apakah masih ada ahli warisnya? Sekadar tambahan, nilai harta waris Rp 250 juta, jumlah anak laki-laki enam orang dan anak perempuan tiga orang.
Hamba Allah

Waalaikumussalam wr wb.
Bukti keislaman seorang hamba dapat dilihat dari sejauh mana ketaatannya dalam menjalankan syariat Islam. Allah SWT telah menyeru hamba-hamba yang beriman untuk menjalankan syariat Islam secara total. “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS al- Baqarah: 208).

Semua yang Allah perintahkan atau larang adalah ujian bagi hambahamba- Nya, apakah taat kepada-Nya ataukah kufur. Begitu juga konsekuensi dari taatnya seorang ham ba kepada-Nya adalah dengan meng imani seluruh ayat yang Allah firmankan dan apa yang Rasulullah SAW sabdakan, dengan tidak mengimani sebagian ayat dan mengufuri sebagian yang lain.

Allah SWT berfirman, “Apakah kamu beriman kepada sebagian Alkitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (QS al-Baqarah [2]: 85).

Terlebih khusus dalam mengimani ayat-ayat waris, di antaranya firman Allah SWT, “Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan.” (QS an-Nisa [4]: 11).

Allah SWT telah menjadikan bagian anak laki-laki dua kali lipat bagian anak perempuan, karena tanggung jawab anak laki-laki lebih banyak daripada anak perempuan, seperti menafkahi dirinya, anakanaknya, istrinya, dan kerabat yang berada di bawah tanggungannya. Sedangkan anak perempuan tidak demikian.

Sesungguhnya agama Islam telah memuliakan hak perempuan, yaitu dengan memberinya bagian dalam kewarisan. Padahal, pada masa jahiliyah, perempuan tidak mendapatkan hak waris. (Tafsir al- Washit, Dr Muhammad Sayyid Thonthowi, vol:3, hal: 65-66):

Pada surat yang sama, di ayat 13 dan 14, Allah SWT memberikan penghargaan kepada hamba yang taat pada hukum waris Islam dan mengancamnya dengan neraka bagi orang yang tidak menjalankan syari’at waris (QS an-Nisa [4]: 13-14).

Dalam kasus ini, ibu kandung Anda, yaitu istrinya almarhum ayah Anda, memiliki hak dari harta bersama (gono-gini). Jika ada, maka nilainya disesuaikan dengan kadar peran dan kontribusi istri dalam harta bersama tersebut. Tidak harus fifty-fifty (50% 50%), ini adalah salah satu pilihan kesepakatan semua ahli waris.

Yang berikutnya, ibu kandung Anda (istri almarhum) mendapatkan 1/8 bagian karena pewaris (almar hum) meninggalkan keturunan (QS an-Nisa [4]: 12). Selain istri dan anakanak, yang mungkin mendapatkan hak waris adalah orang tua (ayah/ibu) pewaris, atau kakek dari jalur ayah, atau nenek dari jalur ayah atau jalur ibu. Jika ada saudara atau keponakan, atau paman, atau se pupu, maka mereka akan terhijab oleh anak laki-laki, atau ayah dan atau kakek (ada perbedaan pendapat).

Tetapi, sebagaimana dijelaskan dalam pertanyaan, bahwa pewaris wafat meninggalkan istri, enam anak laki-laki dan tiga anak perempuan saja. Harta waris yang disebutkan, tidak dijelaskan kategori yang mana, apakah harta bersama atau harta bawaan, atau harta dapatan. Jika harta bersama (antara suami istri), maka istri mendapatkan hak dari harta bersama itu. Namun, jika yang dimaksud adalah harta bawaan, atau harta dapatan pewaris, maka istri hanya mendapatkan 1/8 bagian, sisanya untuk anak-anak. Adapun rinciannya: Wallahu a’lam bish shawwab.

Ahli waris Bagian Jumlah
pembagi (8) 120 Keterangn
Istri 1/8 1 15 15/120 x 250 juta = 31.250.000
Anak lk (2 bagian) Ashabah
Bilghair (2:1) 7 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak lk (2 bagian) 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak lk (2 bagian) 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak lk (2 bagian) 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak lk (2 bagian) 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak lk (2 bagian) 14 14/120 x 250 juta = 29.166.666
Anak pr (1 bagian) 7 7/120 x 250 juta = 14.583.333
Anak pr (1 bagian) 7 7/120 x 250 juta = 14.583.333
Anak pr (1 bagian) 7 7/120 x 250 juta = 14.583.333
15* jumlah bagian anak laki-laki dan anak perempuan.

Ustadz Bachtiar Nasir
[rol]