Selasa, 30 April 2013

Al-Quran Berbahasa Portugal untuk Cristiano Ronaldo

Wartadakwah.com - Madrid. Kita sudah mendengar kabar Cristiano Ronaldo mendapat hadiah salinan musaf kitab suci agama Islam usai menjadi duta perusahaan operator seluler Arab Saudi, Mobily, beberapa waktu lalu.

Tapi, tahukah kalau salinan musaf kitab suci agama Islam yang dihadiahi untuk bomber Real Madrid itu ternyata sudah diterjemahkan dalam bahasa Portugal. Begitu laporan yang dilansir harian Al-Riyadh.

Kehadiran CR7 ke Arab Saudi terkait kerja sama untuk menjadi duta produk Mobily. Pemain termahal di dunia itu akan membintangi sejumlah iklan selama tiga bulan dengan pengambilan lokasi syuting di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Sebagai kompensasi, selain mendapat bonus kitab suci Alquran, kapten Timnas Portugal itu juga mendapat bayaran tinggi senilai enam juta dolar AS alias Rp 58 miliar.

Kabar Ronaldo dihadiahi Alquran pun beredar luas. “Cristiano Ronaldo diberi sebuah salinan Alquran usai menyelesaikan syuting iklan komersial untuk perusahaan telepon seluler Arab,” demikian dilansir dari 101greatgoals.

Muncul spekulasi, Mobily memilih Ronaldo lantaran sikapnya yang dikenal dermawan dan beberapa kali mendonasikan sejumlah pendapatannya untuk perjuangan Palestina.

Meski begitu, hanya mantan pemain Manchester United itu yang tahu mengapa terpilih jadi brand ambassador perusahaan operator seluler di negara tempat lahirnya agama Islam itu.  (epp/clr/rol/Dkw)

Ini dia! 5 Ustadz yang Hobi Naik Motor Besar

Wartadakwah.com - Berikut Ini adalah Daftar beberapa Ustad Yang Hobi mengendarai Motor Gede.

1. Ustaz Jeffry Al Buchori
Ustaz Jeffry Al Buchori atau biasa disapa Uje memang dikenal sebagai penunggang motor besar. Uje pernah memiliki Harley Davidson. Akhir-akhir ini, Uje lekat dengan Kawasaki ER-6N yang berkapasitas 650 cc.

Uje cukup sering mengendarai motor. Biasanya hampir setiap malam minggu, dia mengajak istrinya keliling Jakarta.

"Jalan-jalan muter-muter aja, kadang ke tempat yang biasa kita tuju. Itu biasanya setiap malam Minggu," ujarnya.

Sementara, adik almarhum Uje, Decky Fajar Sidik mengetahui kalau kakaknya hobi mengendarai moge sejak lama. Untuk bisa mahir mengendarai motor di atas 250cc itu, Uje pun memiliki instruktur pribadi.
"Mulai naik motor gede itu sejak 2007. Waktu itu awalnya punya Harley-Davidson. Soal teknik aman berkendara, Uje enggak diragukan lagi. Jago deh bawa motor. Dia punya instruktur sendiri," katanya.
2. Ustaz Solmed
Ustaz Sholeh Mahmoed alias Solmed mengaku gemar menggeber motor. Bahkan saat masih muda, pria kelahiran 1983 ini sering ikut balap liar.

Di sepanjang Jl Panjang, Kebon Jeruk, Solmed tak takut menggeber motor tanpa safety riding. Tentu kini setelah jadi ustaz kebiasaan itu ditinggalkan.
Tapi Solmed mengaku masih menggemari motor besar. Dia kini memiliki Kawasaki Ninja 250. Cukup tangguh untuk digeber saat akan mengisi ceramah dan menembus jalanan Jakarta yang macet.
3. Aa Gym
KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym juga gemar menunggangi motor besar. Moge miliknya antara lain Honda Phantom dan Kawasaki Eliminator dengan kapasitas mesin di atas 400 cc.

Pemilik Ponpes Daarut Tauhid Bandung ini pun gemar berdandan ala biker dengan jaket kulih hitam.

Aa Gym mengalami masa-masa emas di awal periode 2000an. Pada masa itu Aa Gym mungkin menjadi ustaz yang paling populer. Dia juga sering mencoba hal ekstrem yang berbau maskulin.

Deretan aksinya yaitu naik pesawat tempur, menunggang kuda, menyelam dan naik motor besar.

4. Ustaz Guntur Bumi
Ustaz Cilik Guntur Bumi sangat menyukai motor Harley Davidson. Dia gemar menggeber motor tangguh buatan Amerika Serikat ini.

Guntur Bumi mengaku telah memiliki Harley Softail 2005 yang dimodifikasi dan menghabiskan biaya sekitar Rp 90 juta. Pria yang akrab disapa UGB ini juga memiliki Heritage Softail 2011 dan yang terbaru adalah Ultra Limited 2012 berkelir merah maroon.

Di garasinya, UGB juga masih menyimpan salah satu HD Ultra Classic Electra Glide Trike 2011 kesayangannya yang berkelir biru dengan aksen tribal.

Memiliki motor gede tentu Guntur Bumi doyan touring. Suami artis Puput Melati ini lalu membentuk Tim Harley Davidson Rukyah Zikir Tauziyah (Tim HDRZT). Selain berdakwah, Tim HDRZT secara rutin melakukan aktivitas sosial seperti menyantuni anak yatim.

5. Ustaz Yusuf Mansyur
Sama dengan Ustaz Solmed, ketika muda Ustaz Yusuf Mansyur pun gemar menggeber motor kencang-kencang. Ustaz yang terkenal dengan keajaiban sedekah ini memang menggemari otomotif.

Yusuf Masyur memiliki sebuah supermoto Husqvarna dan Honda CBR di garasi rumahnya. Tapi kini tentu Yufuf jarang kebut-kebutan lagi.

Kini motor miliknya hanya digunakan untuk jarak dekat dan mengantar anak ke sekolah. Yusuf mengaku motor Honda CBR miliknya sudah dijual untuk biaya umroh. [mdk]

Senin, 29 April 2013

Mengungkap Kedok Para Dukun Penipu

Wartadakwah.com - Di postingan kali ini saya akan mengutip salah satu bab dalam buku Dukun Hitam Dukun Putih dimana didalamnya memuat artikel berjudul Surat dari Mantan Paranormal Untuk Paranormal dan Pengguna Jasanya, yang bersumber dari http://paranormalsakti.freehomepage.com, Untuk itulah perlu kiranya kami mempostingnya disini, dengan tujuan agar praktek-praktek kesyirikan yang terjadi di Indonesia ini dapat diberantas.


Dalam artikel ini berisi mengenai Kesaksian mantan paranormal yang kemudian bertaubat. Banyak faedah yang bisa kita ambil darinya. Dan semoga dengan adanya kesaksian ini  semakin menjauhkan kaum muslimin dari para dukun.


Berikut pengakuannya:


Kenalkanlah kami adalah bekas paranormal atau dukun atau guru ilmu ghaib dari salah satu kota besar di jawa Barat yang dulu gemar akan hal-hal supranatural, hingga kami sempat beberapa tahun mendirikan perguruan ilmu gaib dengan dalih membantu sesama manusia. Maksud kami membuat tulisan ini yaitu sebagai persembahan kepada bangsa Indonesia sekaligus memberi masukan kepada generasi muda bangsa untuk mendapatkan informasi-informasi penting terhadap kegiatan-kegiatan supranatural yang dulu pernah kami tekuni untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan hidup baik itu berbentuk finansial atau berupa sikap atau rasa hormat dan orang lain.


Maksud kami yang lain dalam membuat tulisan ini yaitu untuk meminta maaf kepada para pasien atau pengikut- pengikut kami yang telah lama kami sesatkan imannya melalui praktik-praktik sesat yang kami ajarkan sekaligus kami juga berusaha untuk menyelamatkan seluruh umat beragama dengan cara mengingatkan akan bahaya-bahaya kesesatan yang sengaja dilakukan oleh ahli-ahli spritual yang berkedok Agama.


Maaf juga kepada mereka-mereka yang masih menjalankan praktek-praktek paranormal karena mungkin perkataan saya terlalu tajam untuk mengungkapkan seluruh trik-trik saya sewaktu mengurusi menejemen padepokan.


Penjelasan-penjelasan kami bukan berdasarkan fitnah dan kebohongan yang kami sengaja perbuat, melainkan berdasarkan pengalaman dan riset terhadap aktivitas-aktivitas paranormal di Indonesia. Dalam tulisan kami ini, kami berikan penjelasan secara transparan dan terbuka karena kami merasa cukup meiniliki banyak sumber yang telah memberikan kami input untuk memberikan informasi kepada umat beragama terhadap tipu daya para tukang sihir, dukun, paranormal yang sembunyi didalam aktivitas-aktivitas agama. Kami juga berusaha untuk membuka akal para umat beragama untuk lebih pintar dalam menyeleksi segala macam tipu daya yang dilakukan melalui aktivitas-aktivitas agama. Kalau nanti ada yang merasa kunci rahasia bisnisnya terbuka, silahkan saja ambil positifnya karena maksud baik saya sebenarnya yaitu untuk mengingatkan anda bahwa generasi bangsa Indonesia semakin lama semakin cerdas dan kritis, oleh karena itu jangan pernah kita mencoba untuk membunuh motivasi dan semangat belajar dan kerja mereka untuk bersaing dalam dunia global.


Kemampuan generasi muda dalam bersaing di dalam dunia internasional sudah waktunya kita dukung karena mereka adalah sumber daya manusia yang potensial dalam memajukan negara kita tercinta ini. Walaupun anda mengatakan saya sebagai manusia munafik karena pernah menjalankan praktek-praktek penipuan, semua itu akan saya terinia dengan tulus.


Sekarang: Apakah kalian ingin kembali kejalan yang benar seperti saya dan paranormal-paranormal yang lain yang telah insyaf, atau anda tetap menginginkan jalan dosa yang sama, atau anda sedang menunggu sampai anda mengumpulkan jutaan rupiah yang sudah anda tentukan sebelum anda insaf? Dan yang terpenting jangan sampai ada salah satu dari generasi kita terhempas ke dalam jurang kemusyrikan sehingga mengandalkan ilmu-ilmu sihir yang sangat bertentangan dengan ajaran agama. Saya juga tahu bahwa mungkin praktek penipuan ini  dilakukan deini mencukupi kebutuhan hidup. Tetapi tegakah anda menipu ribuan umat beragama ke dalam syirik hanya dengan dalih mencari makan? Kita hidup di dunia hanya sementara dan ingatlah.. .jangan sampai hidup kita yang sekilas ini diisi dengan dosa-dosa besar yang bisa kita hindarkan.


Berikut ini adalah fakta tentang guru di perguruan kami:


Terus terang saja, dari lamanya kami menggeluti dunia supranatural, sebenarnya kami saling bertanya satu sama lain mengenai ilmu yang kami, masing-masing, iniliki. Setelah beberapa bulan menjalani pembohongan publik tentang ilmu ghaib diperguruan kami, Akhirnya kami saling bertanya satu sama lain tentang eksistensi ilmu-ilmu kami, dan ternyata ilmu-ilmu  kami tidak sebanding dengan kebohongan yang kami lakukan kepada publik dan pengikut kami. Tapi karena terdesak oleh masalah finansial, kami secara berat hati menjalankan kegiatan-kegiatan paranormal di perguruan kami ini (saking terdesaknya sehingga kami beranggapan bahwa dosa kami bisa dinegosiasi dengan Allah kelak) walaupun kami tahu bahwa kemampuan kami untuk menolong orang sangat terbatas. Kami waktu itu sepakat bahwa, memberi motivasi dan percaya diri kepada para pasien  akan kekuatan ilmu adalah kunci untuk mendapatkan  kredibilitas-kredibilitas dari publik supaya mereka tetap percaya kepada perguruan kami. Adapun kata ‘kunci” yang kami sering gunakan untuk menghempas sikap penasaran para pengikut kami, yaitu: “atas ijin Allah”.


Di halaman ini anda akan menemukan trik-trik kesuksesan kami dan paranormal lain dalam memperdayai para pcngikut dan pasiennya :


Sebagai layaknya seorang dukun, romo, paranormal, orang pintar, atau apapun namanya, kami melakukan banyak kebongan-kebohongan kepada publik supaya mereka tetap memberikan sikap positif terhadap kami bahkan tidak sedikit dari mereka menganggap kami sebagai seorang wali yang keramat.


A. BERIKUT INI ADALAH PENJELASAN DARI TRIK-TRIK KAMI:


1. Forum Internet.

Kami membuka forum di internet pada awal tahun 1999 sampai awal tahun 2000, dmana pengunjung bebas mengajukan pertanyaan kepada kami seputar topik supranatural. Dalam setengah tahun, kami melayani 20 sampai 35 pengunjung perhari dan sekitar 250 members yang terdaftar dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Brunei, Malaysia, Belanda, Australia dsb. Akhirnya pada awal 2000, kami menutup forum tersebut karena salah satu dari anggota guru yang berkecinipung dibidang komputer atau internet, mendapatkan tugas ke kota Padang untuk membantu salah satu pejabat pemerintah di sana dalam masalah supranatural.


2. Pasien Palsu.

Salah satu surat kabar lokal, yang kebetulan wartawannya adalah pasien kami, pernah mewawancara kami. Sebelum kunjungan wawancara tersebut, kami sengaja membuat suatu drama instan dengan kegiatan-kegiatan rihersal dimana salah satu anggota padepokan kami rekayasa untuk menjadi seorang pasien yang bisa kami sembuhkan secara cepat serta menebak-nebak masalah yang sang pasien hadapi.


Drama ini cukup berhasil karena anggota kami yang menyamar menjadi pasien dan berpura-pura kemasukan setan, membuat sang wartawan terkagum-kagum karena kami bisa sembuhkan secara cepat. Setelah seminggu, kami bangga melihat foto adegan tersebut di koran dengan beberapa kolom yang merangkum tentang kehebatan padepokan kami. Kamipun merasa senang karena hal tersebut merupakan fasilitas yang diberikan kepada kami untuk kampanye pemasaran secara gratis.


3. Pasien Fiktif (Artis, Politisi, Usahawan dll).

Salah satu trik kami dan paranormal lainnya yaitu kami sering mengumbar tentang pasin kami dengan cara mengklaim bahwa beberapa politisi dan artis sebagai pasien tetap kami. ini penting bagi status dan imej perguruan kami dimata para pasien lain karena imej tersebut terbukti mampu membuat kualitas servis dan produk kami seakan-akan menjadi terangkat dimata para tamu dan pasien.


4. Nasihat Munafik Untuk Menutupi Sifat-Sifat Syirik Dalam Melakukan Praktek-Praktek Perdukunan atau Ilmu Ghaib di Perguruan Kami.

Dalam melakukan kemunafikan, terkadang saya sangat merasa bersalah. Saya menganggap diri saya adalah paling rendah di dunia dalam melakukan kemunafikan saya. Kenapa? Karena terkadang saya harus memberikan nasihat-nasihat kosong tentang bahayanya ilmu hitam dan syirik kepada para pasien/tamu seakan-akan ilmu saya memang benar-benar ilmu yang datang dari Allah dan bisa dipelajari siapa saja. Sedangkan saya sendiri tahu bahwa saya adalah salah satu manusia yang menjalankan praktek-praktek keji tersebut. Terkadang saya sering tidur gelisah dalam kebodohan dan beranggapan bahwa saya adalah binatang yang lebih rendah dan segala makhluk Tuhan karena secara sadar saya tahu bahwa perbuatan syirik adalah paling dibenci Allah, sedangkan saya sendiri melakukan hal itu secara sadar dan sengaja.


Waktu itu hati saya telah mati dan hanya memikirkan kenikmatan dunia padahal saya selalu berusaha sembunyi dalam pengetahuan saya. Saya lupa bahwa hidup di duia ini hanyalah sekilas dan saya isi hidup saya dengan kedustaan dan kehinaan seperti para dukun dan paranormal lain yang berpura-pura berwibawa di depan publik.


5. Senjata Berupa Ayat-Ayat Dan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Palsu:

Bersambung

Uje Tak Kenal Lelah Dalam Berdakwah

Wartadakwah.com - Ustaz Solmed merasa kehilangan atas meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori. Bagi ustaz Solmed, almarhum adalah sosok panutan.
 
"Yang tidak pernah saya lupakan, adalah semangat dakwah dan semangat silaturrahim yang dimiliki almarhum," ujar Ustaz Solmed di rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Jumat (26/4/2013).

Ustaz Solmed menuturkan, almarhum tidak pernah lelah dalam melakukan dakwah. Walaupun dia sedang keadaan capek, Uje tidak pernah mau memperlihatkan itu kepada jamaah.

"Almarhum maunya jamaah melihat dirinya (Uje) dalam keadaan fit saat berdakwah," katanya.

Lebih lanjut Ustaz Solmed mengatakan, bila sedang tidak berdakwah, Uje selalu mengumpulkan para sesama sahabat yang mayoritas adalah ustaz untuk bersilaturrahmi ke rumahnya. Semua ustaz ditelpon oleh almarhum untuk sekedar saling bertukar informasi.

"Kita kan maunya almarhum istirahat jika sedang tidak berdakwah, tapi almarhum ingin semua ustad datang kerumahnya untuk bersilaturahim," ujarnya. [im]

Orang yang Takut Miskin justru akan Menjadi Miskin Hakiki

Wartadakwah.com - Dalam kehidupan di zaman modern penuh fitnah dewasa ini, kita jumpai banyak sekali manusia yang hidup dipenuhi kegelisahan berkepanjangan. Dan salah satu kegelisahan tersebut bersumber dari kekhawatirannya akan jatuh miskin. Inilah fenomena nyata yang membuktikan betapa faham materialisme telah mendominasi mayoritas penduduk planet bumi. 

Kebanyakan orang saat ini jauh lebih takut akan kehilangan harta daripada kehilangan iman dan keyakinannya akan Allah Sang Pencipta jagat raya. Banyak orang telah menjadikan kesuksesan dalam kehidupan dunia sebagai tujuan utamanya. Padahal Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam memperingatkan kita bahwa jika dunia telah menjadi fokus perhatian utama, maka hidup seseorang bakal berantakan dan kemiskinan bakal menghantui dirinya terus-menerus.
 
“Barangsiapa yang menjadikan dunia ambisinya, niscaya Allah cerai-beraikan urusannya dan dijadikan kefakiran (kemiskinan) menghantui kedua matanya dan Allah tidak memberinya harta dunia kecuali apa yang telah ditetapkan untuknya.” (HR Ibnu Majah 4095)

Dan sebaliknya, Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menegaskan bahwa hanya orang yang niat utamanya ialah kehidupan akhirat, maka hidupnya bakal berada dalam penataan yang rapih dan hidupnya akan dihiasi dengan kekayaan hakiki, yakni kekayaan hati. Bahkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menjamin orang tersebut bakal memperoleh dunia dengan jalan dunia yang datang kepada dirnya secara tunduk bahkan hina, bukan sebaliknya, ia yang harus mengejar dunia dengan hina sehingga merendahkan martabat diri.

“Dan barangsiapa menjadikan akhirat keinginan (utamanya), niscaya Allah kumpulkan baginya urusan hidupnya dan dijadikan kekayaan di dalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaannya (dengan tunduk).” (HR Ibnu Majah 4095)

Apa yang dapat kita simpulkan dari hadits Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam di atas? Kesimpulannya ialah jika seorang hamba hidup dengan senantiasa sadar dan yakin bahwa Allah adalah Pemberi Rezeki sesungguhnya dan bahwa tugasnya sebagai orang beriman ialah terus-menerus mengokohkan keyakinan akan hidup yang sesungguhnya ialah di kampung akhirat nan kekal, bukan di negeri dunia nan fana ini, maka dengan sendirinya Allah-pun akan membalas keyakinannya yang mulia dan benar itu dengan balasan yang selayaknya sebagaimana Allah sendiri janjikan di dalam KitabNya:

”Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl ayat 97)

Barangsiapa ber’amal sholeh, maka Allah jamin kehidupannya bakal baik di dunia dan Allah bakal balas dengan yang jauh lebih baik dari ’amal sholehnya di akhirat kelak. Namun, saudaraku, itu semua dengan syarat yang sangat fundamental, yaitu ”dalam keadaan beriman.” Dan iman yang paling pokok ialah ber-tauhid. Termasuk di dalamnya ialah hanya bergantung kepada Allah Yang Maha Ahad (Esa), tidak bergantung kepada apapun atau siapapun selain Allah.

Oleh karenanya, Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam memberikan kabar gembira kepada setiap muwahhid (ahli tauhid). Bahwa hidup mereka bakal dijauhkan dari kemiskinan. Dan untuk memperoleh jaminan tersebut ternyata cukup dengan setiap kali pulang ke rumah membaca ayat pertama surah Al-Ikhlas sebelum masuk ke dalam rumah. Tentunya itu semua dilakukan bukan sekedar sebagai mantera berupa komat-kamit di bibir belaka. Namun ia mestilah diiringi dengan keyakinan penuh akan makna dari ucapan kalimat tersebut: “Qul huw-Allahu Ahad” (Katakanlah: Allah itu Maha Esa). Artinya, ucapkanlah sambil meyakini sedalam mungkin di dalam hati bahwa tidak ada tempat selain Allah untuk memohon dan mengharapkan datangnya rezeki berkah yang bakal mencukupi hidup kita plus hidup anak-istri plus biaya kita untuk beribadah, ber’amal, berda’wah dan berjihad di jalan Allah Ta’aala.

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca “Qul huw-Allahu Ahad” (surah Al-Iklash ayat pertama) ketika masuk ke dalam rumahnya, maka kefakiran (kemiskinan) bakal tertolak dari penghuni rumah tersebut dan kedua tetangganya.” (HR Thabrani)

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia (penagih hutang/debt collector).”
- Pencinta Quran -

Minggu, 28 April 2013

Warga Lakukan Ritual Syirik di Makam Uje, Din Syamsudin Geram

Wartadakwah.com - Ketua Umum  Muhammadiyah, Din Syamsuddin, geram dengan perilaku sejumlah warga yang melakukan ritual aneh di makam Uje, yang berada di Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Hampir setiap hari warga mendatangi makam Uje, yang dikebumikan Jumat lalu. Mereka bukan hanya mendoakan, tetapi melakukan kegiatan lain yang tidak sesuai ajaran agama bahkan akan terperosok ke dalam kesyirikan.

“Pesan saya, jangan melakukan ritual-ritual di makam almarhum, karena saya dengar ada yang mengambil tanahnya untuk hal-hal goib. Harusnya kita mengamalkan ilmu yang diberikan almarhum. Itu cara islami dan (untuk) semua umat islam,” ujar Din di rumah Uje, Ahad 28 April 2013. (HK/HM/EM)

Nikah Beda Agama, bagaimana Hukumnya?

Wartadakwah.com- Assalamualaikum wr wb.
Ustaz, apa hukumnya seorang wanita Muslimah menikah dengan laki-laki non-Muslim? Benarkah itu dilarang dalam Islam? Karena, saya lihat sekarang ini semakin banyak saja Muslimah yang mau menikah dengan laki-laki non-Muslim.

Samiah Putri - Bogor

Waalaikumussalam wr wb.

Perlu ditegaskan, haram hukumnya seorang Muslimah menikah dengan laki-laki non-Muslim secara mutlak, baik laki-laki itu dari golongan Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) ataupun dari agama musyrik lainnya.

Hal ini ditegaskan dalam Alquran dan merupakan ijmak (konsensus) para ulama Islam. Allah SWT berfirman, “Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS al-Baqarah [2]: 221).

Dalam tafsirnya, Imam al-Thabari menjelaskan, dalam ayat ini Allah SWT mengharamkan wanita Mukminah
untuk menikah dengan lelaki musyrik dari jenis mana pun, maka hendaklah laki-laki beriman (para wali wanita mukminah) tidak menikahkan seorang wanita Mukminah dengan laki-laki kafir karena itu adalah hal yang haram dilakukan.

Sungguh, menikahkan wanita Mukminah dengan seorang budak yang beriman dan meyakini Allah SWT dan
Rasul-Nya serta wahyu yang dibawanya lebih baik daripada menikahkannya dengan seorang laki-laki merdeka tapi musyrik, meskipun terhormat keturunannya.

Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya juga mengatakan maksud ayat ini adalah janganlah kamu menikahkan seorang wanita Muslimah dengan seorang laki-laki musyrik.
Dan umat Islam telah berijmak seorang laki-laki musyrik tidak boleh sama sekali bercampur dengan wanita Muslimah karena itu merupakan bentuk merendahkan Islam.

Dalam ayat lain, Allah SWT menegaskan, “...maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman, maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka.” (QS al-Mumtahanah [66]: 10).

Menurut Ibnu Katsir, ayat inilah yang mengharamkan wanita Muslimah untuk laki-laki kafir yang pada masa awal Islam diperbolehkan. Imam al-Qurthubi juga mengatakan, dalam ayat ini Allah SWT mengharamkan wanita Muslimah bagi laki-laki kafir dan juga mengharamkan laki-laki Muslim menikahi wanita musyrik.

Dalam kitabnya Al-Mughni, Ibnu Qudamah ketika menjelaskan perkataan al-Khurqi, "Dan tidak boleh sama sekali menikahkan orang kafir dengan wanita Muslimah," ia berkata, “Adapun orang kafir maka ia tidak punya kekuasaan sama sekali atas wanita Muslimah berdasarkan ijmak ulama.

Di antaranya Imam Malik, Imam Syafii, Abu Ubaid, dan Ashab al-Ra’yi (pengikut Imam Abu Hanifah). Dan Ibnu al-Mundzir berkata, “Para ulama yang kami ketahui sepakat (ijmak) akan hukum perkara ini.”

Sudah jelas dan terang benderanglah bagi kita, haram hukumnya bagi wanita Muslimah untuk menikah dengan laki-laki non-Muslim.

Jika masih ada wanita Muslimah yang menikah dengan laki-laki non-Muslim, maka pernikahannya batal menurut Islam dan hubungan yang mereka lakukan setelah itu adalah perzinahan dan merupakan dosa besar.

Bahkan, para ulama menegaskan, barang siapa yang masih tetap melakukan hal itu, padahal dia tahu itu sesuatu hal yang diharamkan, tapi dia malah menghalalkannya, maka ia telah keluar dari Islam.

Semoga kita diberi hidayah dan kekuatan oleh Allah SWT untuk selalu taat dan mengikuti ajaran-Nya dan dijauhkan dari berbuat maksiat kepada-Nya, apalagi melakukan dosa besar. Amin. Wallahu a’lam bish shawab.

Ustaz Bachtiar Nasir
[rol]

Subhanallah, Kini Ada Salju Di Arab Saudi

Wartadakwah.com - Kota Hael di  barat laut Arab Saudi kini  ditutupi dengan salju hari Minggu ini setelah hampir tiga hari tanpa henti cuaca tak menentu , menurut koresponden Al Arabiya.

Sedangkan di sejumlah provinsi Saudi lainnya terkena dengan banjir dan hujan es , dan suhu menurun drastis.

Orang-orang telah diposting gambar di Twitter dan situs jejaring sosial lain yang menunjukkan salju diduga diambil di kota Hael Arab Saudi. (Arby/Dz/Em)

Sabtu, 27 April 2013

Suami Minta Hubungan Seks Setiap Hari

ilustrasi
Wartadakwah.com - Masalahku ini memang sering dialami oleh banyak wanita. Masalahku tersebut adalah bahwa suamiku tidak pernah merasa cukup dalam melakukan hubungan seksual. Aku sendiri sudah merasa cukup hanya dengan tiga sampai lima kali dalam sebulan. Sementara suamiku selalu memintanya setiap hari!
 
Untuk menghidari terjadinya sejumlah masalah, dan demi mengharapkan keridhaan suami yang menjadi sumber keridhaan Allah SWT, maka dengan sangat berat hati akupun terpaksa melakukannya (melayaninya). Akan tetapi, suamiku tersayang tidak suka dengan kondisi seperti itu, dimana aku melakukan jima’ (secara terpaksa) hanya sebagai pengorbanan terbesar yang aku lakukan demi mempertahankan hidup berumahtangga, juga demi menyelamatkan nasib keempat anakku.

Akhirnya, suamiku selalu mengeluh, menggerutu dan mencaci kondisiku. Ia juga mulai mengancam akan menikah lagi dengan wanita lain. Inilah yang membuat aku ingin menjauh dari suamiku, dengan tujuan menghindari ketajaman lisan dan celaan yang dia lontarkan kepadaku.

Kondisinya sekarang, aku telah sampai pada tahap dimana aku benar-benar mengharapkan dia menikah lagi dengan wanita lain. Harapannya agar celaan dan lontaran hinaan dari suami kepadaku berhenti. Aku mohon nasehat untuk diriku dan untuk suamiku. Jazakumullah khary.
*Ukhty X di Syiria

Tanggapan Dr. ‘Amr Abu Khalil:
Saudariku yang terhormat, apakah disebut hidup berumah-tangga dimana kondisi seorang istri menganggap upaya untuk memenuhi hasrat seksual suami sebagai “pengorbanan terbesar”? Kehidupan rumah-tangga seperti apakah bila hari-hari penuh dengan cacian dan ancaman dari pihak suami? Hari-hari apakah disaat yang bersamaan istri menganggap sikap suaminya sebagai bentuk penghinaan?

Jangan bersikap seperti itu Saudariku. Sesungguhnya masalah ini membutuhkan instropeksi bersama dari kedua pihak dan membutuhkan waktu untuk melakukan koreksi dan perenungan. Pertanyaan yang perlu dijawab dalam permasalahan ini cukup banyak. Ketahuilah, sesuatu yang Anda keluhkan itu justru menjadi sesuatu yang diharapkan wanita-wanita lain.

Ada faktor psikologis yang menyebabkan seorang suami memiliki tuntutan hasrat seksual yang begitu tinggi, sementara istrinya memiliki hasrat seksual yang lebih rendah. Jadi tidak perlu membandingkan dengan oranglain, dan tidak perlu harus ada ancaman.

Persoalan hasrat seksual adalah persoalan pribadi yang berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Tidak ada keistimewaan sedikitpun pada orang yang memiliki hasrat seksual setiap hari, dibandingan mereka yang hasratnya  hanya muncul setiap pekan sekali atau sebulan. Tentunya selama hubungan seksualnya masih dalam batas-batas normal yang dikenal dimasyarakat. Perbedaan ini seharusnya menjadi suatu pendorong pasangan suami-istri untuk saling memahami, dan untuk saling memperhatikan kondisi psikologis pasangannya. Perbedaan ini harusnya menjadi ladang kebaikan untuk membangun kesepakatan, keserasian dan kedekatan. Bukan malah menjadi pemicu permusuhan. Ini poin pertama.

Apakah ada faktor-faktor tertentu yang menghalangi Anda untuk melayani suami Anda, sehingga Anda tidak dapat melakukan hubungan seksual? Apakah Anda mampu mengatasi sebagaian faktor tersebut atau bahkan sebagian besarnya? Jika Anda telah melakukan hal itu, kemudian suami Anda merasakan segenap jerih-payah yang telah Anda curahkan, maka dia pasti akan menghargai Anda. Jika semau upaya telah dilakukan, tetapi suami Anda tetap belum ridha, maka sebenarnya suami Anda tidak berhak untuk memberikan ancaman seperti itu (akan menikah lagi: ancaman poligami), karena sesungguhnya pernikahan kedua bukanlah sebuah ancaman, melainkan sebuah tanggungjawab baru.

Apakah suami dapat memahami ketentuan seperti ini, lalu dia siap untuk mengemban tanggungjawabnya dengan baik, dimana dia menyadari betul bahwa dari pernikahannya yang kedua dia tidak hanya akan mendapat kesenangan dan dapat memuaskan hasrat seksualnya, tetapi juga akan memperoleh sejumlah tanggungjawab baru? Apakah dia benar-benar siap untuk mengemban semua itu tanpa sedikit pun mengurangi hak salah seorang istrinya dan juga hak-hak anak-anaknya? Jika memang sanggup menanggung semua itu, maka bertawakallah kepada Allah tanpa harus ada gertakan atau  ancaman.

Akan tetapi, Anda harus duduk bersama suami guna berbicara secara terus-terang dan berdialog, sehingga Anda berdua pun dapat saling memahami masalah yang terjadi secara rasional dan penuh tanggungjawab.  Lalu Anda dapat menerangkan kepada suami tentang gambaran kehidupan yang akan Anda berdua jalani dan menggambarkan kepada suami tentang tanggungjawab yang harus diembannya. Jika suami memperlihatkan ketidak-mampuannya untuk mengemban semua tanggungjawab tersebut, maka Anda harus memberitahukan kepada suami bahwa Anda berdua harus berusaha mencari solusi yang tepat bagi kehidupan Anda berdua; dan hal ini lebih baik daripada Anda harus bertengkar, saling mencaci, ataupun saling mengancam.

Kesimpulannya adalah bahwa respon yang diberikan oleh suami baik berupa ancaman ataupun membanding-bandingkan istrinya dengan wanita lain, tidak dapat diterima. Demikian dengan respon yang diberikan oleh istri, yaitu dengan menyuruh suami untuk menikah lahi juga tidak dapat diterima. Dalam hal ini, harus ada kesadaran dan pengembanan tanggungjawab yang baik dari kedua belah pihak untuk menghasilkan kondisi yang lebih baik. Dialog dan saling memahami merupakan jalan satu-satunya untuk keluar dari masalah tersebut.

Semoga Allah memberi petunjuk dan kemampuan kepada Anda untuk mengambil keputusan yang tepat, da n semoga Allah juga menolong  Anda untuk mengubah sikap Anda dan bermusyawarahlah dengan suami Anda hingga kalian berdua mendapatkan solusi yang tepat. Sesungguhnya hanya Allahlah Dzat yang  mampu memberi taufik.

*Rubrik Tanya Tawab islamonline.net
(esqiel/muslimahzone.com)

Anak Sering Bicara Kasar, Ini Solusinya

Wartadakwah.com - Dua penulis masalah pengasuhan anak, Michele Borba dan Adele Faber, melihat pentingnya menghentikan ‘mulut kasar’ si kecil. Berikut lima saran mereka bagi ayah bunda yang menghadapi masalah mengesalkan itu.
 
 Jangan biarkan perilaku buruknya meningkat 
Pertama, jika ucapan tak sopannya muncul, segera hentikan. Begitu menjadi kebiasaan, maka akan sulit dihentikan. 

 Jangan mau berurusan dengan anak kasar dan tak sopan 
Anak kasar bisa sangat pintar berbicara dan manipulatif. 

 Jelaskan harapan Anda 
Orang tua mengatakan kepada anak mereka untuk bertindak di luar batas, tapi tak mengatakan bagaimana caranya. Bila anak lupa bagaimana nada suara yang sopan, katakanlah, “Buatlah suaramu seperti suara Ibu.” 

 Jangan mencoba menegur semua perilaku buruk sekaligus 
Tegurlah satu perilaku dalam satu teguran. Pilihlah yang betul-betul jadi masalah bagi Anda dan bicarakan.

 Bersikap tegas 
Buatlah anak paham benar bahwa ca ra bicara kasar dan tidak sopan bu kan cara yang bisa diterima di rumah.*
Oleh, Endah Hapsari
(esqiel/RoL/muslimahzone.com)

Jumat, 26 April 2013

Menarik, Sejak Uje Wafat follower Account Twitter @jefri_buchori Bertambah 200%

Wartadakwah.com - Ustaz Jefri Al Buchori dikenal dengan sebutan ustaz gaul. Ketika kali pertama berdakwah,  Uje melakukan dakwahnya di sebuah masjid di Mangga Dua. Seperti dilansir wikipedia, Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.

Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushala, masjid, dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh masyarakat banyak dikagumi oleh seluruh kalangan.
Beberapa waktu lalu, Di akun media sosial khusus android path, Uje menulis, “pada akhirnya..semua akan menemukan yang namanya titik jenuh.. dan pada saat itu..kembali adalah yang terbaik.. kepada siapa? Kepada DIA pastinya..Bismika Allohumma ahya wa amuut.”

Sempat Juga Almarhum menulis Sebuah Twit dan berbagi gambar tentang kematian memalui account twitternya @jefri_buchori.

"@jefri_buchori: ini adalah kendaraan manusia yg terakhir, diatas keranda dipundak sahabat"nya.. Kapan..??? Sebentar lagi saja.. http://pic.twitter.com/CQFhYwoM"
 
Yang menarik adalah, Sejak Kabar Wafatnya Ustad Jefri Al Bukhari, Jumlah follower account twitter milik almarhum @jefri_buchori Meningkat lebih dari 200%.
 
Bersararkan pantauan Wartadakwah.com, pada hari jum'at (26/8/2013) kemarin. follower twitter
@jefri_buchori Sekitar 90.000an. Namun Hingga berita ini dimuat account twitter @jefri_buchori Sudah Mencapai 206.466.

Subhanallah, S
emoga Allah mengampuni semua dosa almarhum, memaafkan semua kesalahan almarhum…aamiin 

Awan Berdoa di Atas Makam Uje? Ini Komentar Pipit Istri Almarhum

Wartadakwah.com - Sejak Jum’at (26/4) sore, beredar foto penampakan awan menyerupai orang yang tengah berdoa. Dengan cepat foto itu beredar ke berbagai situs dan media sosial, termasuk Youtube, dengan keterangan bahwa awan itu berada di atas pemakaman Ustadz Jefri Al Buchori.

“Ada hal menarik saat jasad Ustad Jeffry Al Buchori hendak dikebumikan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di atas langit terdapat gumpalan awan yang menyerupai bentuk manusia yang sedang berdoa. Seseorang yang berada di area pemakaman pun sempat mengabadikan momen tersebut,” tulis Merdeka.com, Sabtu (27/4) pagi.


Menurut istri almarhum Uje, Pipik Dian Irawati, jika foto tersebut benar, itu adalah kekuasaan Allah.


"Subhanallah, dia (Uje) kekasih Allah, kekasih Rasulullah, didoakannya, langsung muncul awan ini, kekuasaan Allah," ujar Pipik di rumah dukua Perm Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. 

Foto hoax ini sempat beredar luas
Sampai saat ini, tidak ada bukti otentik bahwa foto awan berdoa tersebut benar-benar diambil di atas pemakaman Uje. Apakah foto tersebut hoax? Mungkin saja, karena sebelumnya juga beredar foto hoax pemakaman Uje, yang ternyata adalah foto ribuan pentakziah yang sedang mengiringi jenazah Habib Abdul Qadir menuju pemakaman.

Salah seorang pembaca bersamadakwah juga memberikan kesaksian bahwa foto awan berdoa tersebut pernah ia lihat beberapa bulan yang lalu. "Hoax itu... Aku udah lihat foto awan itu beredar di internet beberapa bulan lalu sebelum Uje meninggal. Itu foto lama," tulis Celia Tiara di fanpage bersamadakwah. [IK/Mdk/bsb/Beda]

Kamis, 25 April 2013

Selalu Di Jalan-Mu

Wartadakwah.com -  
Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Apakah nikmat yang lebih besar daripada hidayah? Sebanyak apa pun kekayaan dalam genggaman kita, jika Allah Ta'ala tak memberikan hidayah kepada kita, maka bertumpuknya harta hanya akan memberatkan nasib kita di Yaumil Qiyamah. Sebanyak apa pun nikmat yang kita reguk di dunia ini, hidup akan kehilangan arah dan kerugian besar menanti kita di akhirat kelak jika kita terlepas dari hidayah. Maka setiap saat kita perlu dan harus memohon hidayah kepada Allah 'Azza wa Jalla seraya berusaha mempelajari agama agar tak salah langka. Bukankah do'a itu di satu sisi adalah permohonan dan di sisi lain adalah ikrar kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala?

Ada dua macam hidayah. Pertama, hidayah kepada Islam. Awalnya tidak beriman kepada Allah Ta'ala dan tidak meyakini Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam sebagai utusan-Nya, kemudian berpindah dari agama sebelumnya kepada dien al-Islam ini sepenuh sadar. Bukan sekedar sebagai taktik untuk dapat melangsungkan pernikahan, sesudah itu murtad dan kembali kepada agamanya semula seraya mengajak istri atau suaminya untuk murtad. Na'udzubillahi min dzaalik.

Bersyukurlah orang-orang yang memperoleh hidayah kepada Islam. Inilah agama yang Allah Ta'ala ridhai dan hanya ini agama yang Allah Ta'ala jaminkan kebenarannya hingga kiamat kelak. Tak akan muncul perselisihan selama kita masih berpegang teguh pada kebenaran, kecuali karena kedengkian. Rasa dengki inilah yang menyebabkan kita sulit menerima kebenaran, meski nyata dasarnya jelas hujjahnya.

Mengenai pernyataan dari Allah Ta'ala bahwa hanya Islam agama yang diridhai di sisi-Nya, mari kita ingat kembali firman-Nya:


إن الدين عند الله الإسلام وما اختلف الذين أوتوا الكتاب إلا من بعد ما جاءهم العلم بغيا بينهم ومن يكفر بآيات الله فإن الله سريع الحساب

"Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." (QS. Ali Imran, 3: 19).


Kedua, hidayah di dalam Islam. Memperoleh hidayah sehingga menjadi muslim itu merupakan suatu keberuntungan. Dan keberuntungan yang sangat besar adalah apabila kita berislam dengan benar, meyakini apa yang sungguh-sungguh datangnya dari Islam dan terhindar dari memegangi keyakinan yang bathil serta beramal dengannya. Maka, meskipun kita sudah berislam semenjak kecil, kita harus terus menerus memohon hidayah kepada Allah Ta'ala. Kita meminta agar ditunjuki jalan yang lurus (shirathal mustaqim). Inilah yang setiap saat --sebenarnya-- kita minta saat shalat. Tetapi alangkah banyak yang lalai dengan do'anya. Bahkan menghayati pun nyaris tak pernah.

Hari ini, ketika tiba-tiba saja sangat banyak orang menawarkan kepada kita berbagai hal yang saling bertentangan dan semuanya terkesan dari Islam, amat terasa betapa kita perlu memohon hidayah serta kemampuan untuk memilih yang benar di antara berbagai persoalan yang diperselihkan. Kita tak dapat berkata "yang penting niat kita baik", sebab nilai amal dan ibadah kita bergantung pada dua hal, yakni ikhlas dan shawab (bersesuaian dengan tuntunan Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam). Ini berarti, kita perlu senantiasa berusaha perbaiki ilmu kita tentang dien. Semoga Allah Ta'ala baguskan amal dan ibadah kita.

Mari sejenak merenungi do'a yang dituntunkan oleh Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam:


اللَّهُمَّ رَبَّ جَبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنْ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

"Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Israfil, pencipta langit dan bumi, yang Maha mengetahui hal yang ghaib maupun yang nampak. Engkaulah yang memutuskan perkara yang diperselisihkan para hamba-Mu, maka tunjukilah aku kepada kebenaran dalam hal yang mereka perselisihkan dengan izin-Mu. Sesungguhnya engkau menunjuki kepada siapa pun yang engkau kehendaki ke jalan yang lurus." (HR. Muslim).


Maka, jika kita menjumpai perselisihan pendapat dalam suatu perkara, hendaklah kita menjauhkan diri dari ta'ashshub (fanatisme golongan), memilih pendapat yang benar-benar bersesuaian dengan as-sunnah ash-shahihah sesuai pemahaman salafush-shalih. Sekiranya kita awam dalam masalah agama, pilihlah pendapat yang paling jelas dasar nash (Al-Qur'an atau hadis yang shahih). Kita mencerna dengan sungguh-sungguh, lalu mengambil untuk kita pendapat yang paling bersesuaian dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah untuk diri kita sendiri. Kita berhati-hati dalam mengambil pendapat seraya memohon petunjuk kepada Allah Ta'ala agar tidak terjatuh pada pada kesesatan, sesudah Allah Ta'ala berikan kita hidayah kepada Islam.


Mari sejenak renungi do'a yang termaktub dalam Al-Qur'an berikut ini:

ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran, 3: 8).

Pada saat yang sama, kita berusaha dengan sungguh-sungguh mendidik diri sendiri agar tidak menjadikan dunia sebagai passion kita; sebagai tujuan besar kita, sebagai ketertarikan utama yang menjadikan kita senantiasa menujukan amal dan ibadah untuk meraih dunia yang lebih besar. Biarlah dunia datang merangkak kepada kita. Jika Allah Ta'ala kayakan kita, itu merupakan akibat. Bukan tujuan. Setidaknya sekedar sebagai wasilah, sehingga kerinduan terbesar kita adalah amal shalih.

Sejenak mari kita renungi hadis Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:


مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَـمَّهُ ؛ فَـرَّقَ اللّٰـهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَـيْهِ ، وَلَـمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا كُتِبَ لَـهُ ، وَمَنْ كَـانَتِ الْآخِرَةُ نِـيَّـتَـهُ ، جَـمَعَ اللّٰـهُ لَهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِـيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَـا وَهِيَ رَاغِمَةٌ

"Barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai himmah-nya (passion, hasrat terbesarnya), maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia mendapat dunia menurut apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.Semoga dengan itu kita senantiasa dalam hidayah; selalu di jalan Allah Ta'ala yang lurus. Semoga tidaklah kita mati kecuali dalam keadaan benar-benar berserah diri kepada Allah 'Azza wa Jalla." (Hadis Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Majah & Ibnu Hibban).

Seseorang yang menjadikan dunia sebagai passion, boleh jadi Allah Ta'ala berikan kekayaan yang berlimpah, tetapi justru dialah orang yang paling takut berkurang hartanya dan jatuh miskin. Harta terus bertambah, tetapi kebahagiaan semakin berkurang, meski ia banyak bersenang-senang dengan beragam hiburan dan kemewahan. Sangat berbeda antara bersenang-senang dengan bahagia. Bukankah banyak orang yang pekerjaannya menghibur, hidup dalam gemerlap, tapi hatinya justru gelap dan jauh dari bahagia.

Banyak hal yang perlu kita renungkan untuk hidup kita. Saya hanya mampu menghadirkan renungan singkat. Semoga Allah Ta'ala senantiasa limpahkan hidayah kepada kita sehingga selalu hidup di jalan-Nya. Semoga akhir hidup kita adalah saat yang terbaik. Masa ketika kita benar-benar berserah diri hanya kepada Allah Ta'ala. Allah Ta'ala ridha kepada kita dan kita pun ridha kepada-Nya.

Wallahu a'lam bish-shawab. Ingatkan saya. Do'akan saya.

Ustad Jefri Sempat Pamit dan Minta Maaf Melalui BBM

uje
Wartadakwah.com - Ustad Jefri atau Uje sempat mengirimkan sebuah pesan broadcast melalui BlackBerry Messenger (BBM) ke pada rekan-rekan dekatnya sekitar empat hari yang lalu. Isinya ia pamitan dan tidak akan menggunakan BB-nya lagi.
bbm-uje
Sebelum meninggal Uje atau Ustadz Jefri Al Buchory telah melakukan pesan Broadcast di BBM kepada semua orang yang telah menginvite nya. Pada Broadcast pesannya terltulis ” Assalamu’alaikum.. mulai hari ini saya gaak lagi pake nomor Hp dan bbm ini.. sekali lagi maaf lahir bathin.. pasti byk salah_nya… wslm.. “

Memang firasat orang beriman ketika akan dipanggil oleh sang pencipta selalu terasa.  Ustadz Jefri meninggal dunia di Rumah Sakit Pondiok Indah, Jakarta Selatan karena kecelakaan motor tunggal menabrak pohon palem. [iberita]

Inilah Tweet Terakhir Ustad Jefri Tentang Kematian.

Wartadakwah.com - Jefri Al Bukhari, Atau kerap Disapa UJE ini meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang dialaminya.

Kecelakaan itu terjadi sewaktu ustad Jefri sedang mengendarai sepeda motor dari arah kemang melalui jalan Gedung Hijau 7 dalam keadaan kurang sehat, saat kecelakaan Ustad Jefri menabrak pembatas jalan dan pohon yang mengakibatkan luka parah di bagian wajahnya.

Saat kejadian ustad Jefry mengendarai motor besar Kawasaki E650 bernopol B 3590 SGQ. Dari keterangan saksi di TKP menyebutkan bahwa setelah kecelakaan Uje sempat ibawa oleh warga ke rumah sakit Pondok Indah, sempat dirawat beberapa jam lalu meninggal di rumah sakit Pondok Indah pukul 2 pagi hari Jum’at 26 April 2013.


Beberapa Waktu yang lalu, UJE Berbagi gambar tentang memalui account twitternya @jefri_buchori.

"@jefri_buchori: ini adalah kendaraan manusia yg terakhir, diatas keranda dipundak sahabat"nya.. Kapan..??? Sebentar lagi saja.. http://pic.twitter.com/CQFhYwoM"

Sebelumnya juga Ustad Jefri Sempat Pamit dan Minta Maaf Melalui BBM.

Allahummagfirlahu warhamhu…semoga Allah mengampuni semua dosa almarhum, memaafkan semua kesalahan almarhum…aamiin 

 

Innalillah, Ustadz Jefry Al Buchori Meninggal

Wartadakwah.com - Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang pagi ini. Dai kondang Ustaz Jefry Al Buchori meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Jalan Gedong Hijau 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/4) dini hari.

Menurut informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 03.28 WIB. Uje (sapaan akrab Ustadz Jefry Al Buchori) yang mengendarai motor Kawasaki E650 bernomor polisi B 3590 SGQ menabrak sebuah pohon di Jalan Gedong Hijau 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan.


"Kecelakaan Pemotor Kawasaki B 3590 SGQ di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal dunia a/n Bpk Jefri Al Buchori," kata TMC Polda Metro Jaya melalui akun twitternya.


 
Ustadz Jefry Al Buchori meninggal dunia di rumah Rumah Sakit Pondok Indah. Jenazah akan dibawa ke rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni beliau, menerima amalnya dan menempatkannya di surga. [AM/Rpb/Sm/bsb] 

Incoming search terms:

  • Berita kematian UJ
  • kematian ustad jefri
  • ust jefri meninggal
  • kematian UJ
  • kronologis kematian uje
  • kronologi kematian uje
  • kronologis meninggalnya ustad jefri
  • kematian ustad uje
  • kematian ustadz jefri
  • kematian uje
  • kronologi meninggalnya ustad jefri

Zina Sesama Wanita, Bagaimana Hukumnya?

Wartadakwah.com - Wanita, seperti halnya lelaki, diperintahkan kepadanya menahan dan menjaga kemaluannya. Allah Swt berfirman:
 
(30.) Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. 

(31.) Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (Surah An-Nur)

Syaikh Muhammad Amin as-Syinqithi dalam tafsirnya Adwha’ al-Bayan, mengatakan: “Allah memerintahakan kepada para mu’min lelaki dan wanita untuk menahan pandangan dan memelihara kemaluan. Termasuk memelihara kemaluan adalah dengan memeliharannya dari melakukan zina dan liwath (hubungan seks sejenis). Juga, memeliharanya dari menampak-nampakannya maupun ketersingkapnya di depan orang…”.
Selanjutnya beliau mengatakan: 

“Allah menjanjikan kepada orang yang menaati perintahnya dalam ayat ini, baik lelaki maupun perempuan, untuk mengaruniakannya ampunan dan pahala yang agung, jika ia menerapkan pada dirinya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dalam Majmu al-Fatawa meriwayatkan sebuat hadis yang menjelaskan tentang zina sesama wanita. “Zinaa an-Nisaa’i sihaaqahunna”.

Musahaqah (sihaq) maksudnya adalah hubungan seks antar sesama wanita dengan saling menyentuh dan memijat mesra. Ini adalah perilaku amoral yang besar, yang kedua pelakunya patut menerima hukuman yang membuat masing-masing jera.

Ibnu Qudamah, dalam al-Mughni mengatakan: “Jika dua wanita saling menyentuh dan memijat mesra, maka berarti keduanya telah berzina yang dilaknat, berdasarkan hadis (Jika seorang wanita menurtkan syahwatnya kepada wanita lain, maka keduanya adalah berzina)”

Keduanya mendapatkan hukuman (ta’zir), karena tiada hadd untuk perbuatan itu. Maka, hendaklah wanita muslimah, terutama para gadis remaja, menghindari perilaku mungkar dan buruk ini. []

*Disadur dari Tanbiihaat ‘alaa Ahkaami Takhtashshu bi al-Mu’minaat karya Dr. Shalih bin Fauzan

(esqiel/muslimahzone.com)